Seringan Udara

Januari 5, 2008

Tidur

Diarsipkan di bawah: puisi — qintha @ 5:36 pm

Terpejam mata

di hangat selimut nyawa.

Mengatup lelah

di sela hening empuk lemas.

Lalu berlipat tamat

putih perkamen hidup berkesudahan.

Berkesudahan.

1 Komentar »

  1. berkesudahan…
    dalam sekali kata terakhir itu

    Komentar oleh artja — Januari 8, 2008 @ 9:39 am


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.