Seringan Udara

Juli 17, 2008

Gersang Berbusa

Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori — qintha @ 2:00 pm

Kita adalah cinta yang gersang…
Terganyang matahari yang sama membungkus ilalang menuju kehausan..

Kita terjebak dalam cinta yang menyesakkan…
Layaknya persetubuhan alveoli dengan harum lavender yang hangus terbakar..

Sekaratlah.
Meniru busa.
Mengambang,
lalu tenggelam.
*Bedry Qintha, 2 Januari 2008*
Kuibaratkan langit yang gersang berbusa.

Aku Tidak Ingin Pulang

Diarsipkan di bawah: puisi — Tag: — qintha @ 1:55 pm

Aku ingin puisiku bernafas

dalam gubuk-gubuk penuh asap

bertiang lelehan tulangmu

.

saat ia dibacakan antara

pekik liar api emosi

dan dentum-dentum kelelahan ototmu

.

yang mereka tak tahu maknanya

seperti gubuk-gubuk itu dibakar

beriring keinginanku

.

untuk pergi jauh…

…dari rumah

copyright

Blog pada WordPress.com.