Aku ingin puisiku bernafas
dalam gubuk-gubuk penuh asap
bertiang lelehan tulangmu
.
saat ia dibacakan antara
pekik liar api emosi
dan dentum-dentum kelelahan ototmu
.
yang mereka tak tahu maknanya
seperti gubuk-gubuk itu dibakar
beriring keinginanku
.
untuk pergi jauh…
…dari rumah
![]()